Showing posts with label Poem. Show all posts
Showing posts with label Poem. Show all posts
Thursday, March 22, 2012 0 comments

Aku Akan Tunggu


sahabat, apa kabar??
semoga dirimu selalu di bawah naungan cinta-Nya

sahabat, aku rindu.. 
rindu saat kita selalu bersama
rindu saat kau meminta bantuan padaku
rindu saat kau mencurahkan isi hatimu padaku
rindu saat kau menemaniku jalan-jalan
rindu saat kau mengirimkan text padaku
rindu saat kau menolongku
rindu saat kau tersenyum padaku
rindu saat kau menegur kesalahanku
rindu saat kau menangis karenaku
rindu saat kau menghiburku
dan aku rindu pada persahabatan kita yang lalu..masihkah engkau ingat masa-masa itu?

sahabat, sekarang aku merasa asing denganmu..
aku merasa ada hijab diantara kita
entah itu hanya sekedar perasaan saja atau tidak,
kau sudah jauh berbeda dari pertama kali kita bertemu.

adakah engkau merasakan hal yang sama?

sahabat, aku selalu memperhatikanmu dari jauh
tampaknya, sekarang kau sudah memiliki sahabat yang baru 
sehingga jarak yang ada di antara kita terasa semakin jauh
kau tidak lagi mengabari keadaanmu padaku
tidak lagi mencurahkan apa yg kau rasakan padaku
tidak lagi sering bersamaku
tidak lagi terbuka denganku
tidak lagi menanyai bagaimana kondisiku
tidak lagi pergi bersama denganku
dan tidak lagi kurasakan kau masih menganggapku ada

sahabat, meskipun kini keadaannya sudah berbeda,
aku tetap menyayangimu
aku tidak pernah lupa kehadiranmu dalam hidupku
aku ikhlas meski kau tidak lagi bersamaku
aku akan selalu mendoakanmu dan memperhatikanmu,
walau itu hanya bisa kulakukan dari kejauhan.
aku harap kau dapat bahagia dengan sahabat yang baru,
dan kau bisa lebih merasakan indahnya bersabat karena Allah

sahabat, doakan aku agar tegar menerima keadaan ini..
aku tidak akan menangis. tidak..
karena aku yakin kau akan kembali padaku seperti dulu
yaa..seperti dulu..disaat kita bisa merasakan nikmatnya rabithah karena Allah
aku akan tunggu..sekalipun itu tidak akan mungkin terjadi.
Friday, August 6, 2010 0 comments

Syair Aneh

Syair ini saya rangkai karena terinspirasi dari sebuah blog yang membuat saya sadar akan arti seorang sahabat dalam kehidupan ini. Saya (tidak pernah) menyesal telah mengenal seseorang yang telah membuat hidup saya berantakan dan berakhir sia-sia. Karena dialah, kini saya dapat merasakan apa, siapa dan dimana letak ketulusan seseorang yang pantas untuk menjadi sahabat yang sesungguhnya... *semoga bermanfaat ^^ (nb: saat membaca, jangan hiraukan ‘angka’ yang tertera pada setiap baris. Karena, itu saya tulis hanya untuk mengetahui seberapa banyak baris yang saya buat)

1.Ketika aku melihatmu

2.mempersiapkan sejuta rencana untuk membuatku
3.tersandung oleh batu kecil,
4.batinku sakit dan dadaku penuh sesak.
5.Aku ingin segera membantu-
6.mu bangun dari sifat burukmu yang membuatku muak.
7.dan membuatmu bangkit
8.untuk tidak menyayatku karena pengalaman buruk
9.dari lukamu. Seberapa pun
10.kau berusaha meminta maaf dan menghilangkan
11.kecilnya rasa cintamu kepadaku, aku
12.tetap tidak akan memaafkan, walau aku pernah berjanji
13.akan selalu ada untuk menjaga-
14.mu. Aku tidak akan peduli
15.dan memperhatinkanmu. Karena aku
16.telah sangat menyesal untuk
17.yakin bahwa kau adalah orang spesial
18.yang pantas hidup bersamaku,
19.yang dikirimkan Tuhan untuk
20.membuatku selalu tersenyum dan mampu
21.mewarnai hidupku. Mulai sekarang, tidak akan kubiarkan
22.kau menyentuh duniaku lagi meski
23.air matamu jatuh dan batinmu terluka sia-sia
24.akibat selalu mengemis maaf dariku.
25.Karena nyawa akan kupertaruhkan
26.untuk mampu melupakanmu selamanya. Semua ini kulakukan
27.hanya untukmu, sahabat yang
28.munafik dan sahabat yang dulu
29.sangat kucintai karena-Nya.

Nb: sejujurnya, saya tidak bermaksud menjadi tokoh jahat seperti yang dikisahkan diatas. Karena sesungguhnya yang saya maksud adalah tokoh yang selalu berusaha untuk menjaga sahabat yang dicintainya. Silahkan, para pembaca membaca ulang barisan syair yang diberi nomor dengan ‘angka ganjil’.. *selamat membaca..


created by : *annisanicedream
Friday, July 16, 2010 2 comments

Teringat Seseorang

Gemuruh langit membawaku berfikir

Jauh lebih dalam ke masa silam

Sesosok wajah yang pernah menemani jiwaku

Ketika tak satu pun nyawa bersedia menjenguk

Kini menjelma dalam ingatanku


Dalam lukisan cerita

Ada aku dan dia sedang bersanding

Tapi itu bukan kisah roman

Yang memilih bersanding di pelaminan

Itu hanyalah sebuah tempat yang tak begitu istimewa


Lama-lama aku memandang

Teringat sebuah kisah unik

Seperti opera dalam pentas emas

Yang bertabur tepuk tangan di mana -mana


Di saat itu siang dan malam melebur

Tak terlihat batasan yang jelas

Aku dan dia selalu bersama meski tak bersua

Hanya untaian kata yang menjadi pengikat

Obat kesendirian saat tak ada lagi hiburan


Oh...kali ini aku bermain dengan dilema

Bertarung melawan perasaan

Yang seharusnya tak boleh hadir

Ke tengah-tengan podium yang telah ku rancang


created by : *annisanicedream

0 comments

Butuh Oksigen

Aku terjaga di tengah malam

Yang dingin dan merinding

Sudah terjadwal di malam yang sunyi

Mataku tak boleh merapat agi


Kali ini justru aku terdiam di tengah siang

Yang gersang dan menyengat

Di luar prediksi, aku harus tersesat

Lupa kalau harus mencari pintu keluar


Sudah terlambat untuk melompat

Jembatan runtuh turun kejurang

Aku butuh oksigen untuk pulang

Sebelum kuburku benar-benar digelar


Bantu..bantu aku

Belikan sekantong udara kehidupan

Biar mahal pasti kubayar

Walau tidak dengan nilai

dengan nyawa akan kuperhitungkan

Cepatlah..aku butuh oksigen,,detik ini


created by : *annisanicedream

0 comments

Angka Keramat Kesenian

Suara di depan papan tulis

Menghardik semua mata untuk melihat

Angka-angka ganjil tertata rapi

Di atas papan putih yang berlumuran tinta hitam


Jumlah besar dan kecil sempat ditawarkan

Bagi yang tak berdaya, hanya bisa mengelus

Bagi yang perkasa, pastilah senyum-senyum

Saat melirik angka keramat kesenian


Baru berjumpa sudah ditakut-takuti

Bagi yang brutal, bersiap-siap mati

Senapan meluncurkan peluru maut tiap hari

Bagi yang diam, hidup telah di tangan

Tinggal menunggu hidangan spesial dengan aman

Memang angka keramat saat kesenian


created by : *annisanicedream

0 comments

Satu Jam yang Aneh

Jam dinding berdiri manis

Menunjukkan pukul tiga tepat

Saat detik-detik menari dengan irama klasik

Di depanku puluhan kaki mengantri

Berebut satu kursi dalam konser istemewa


Aku yang duduk manis

Tertawa cengir sambil melirik

Seorang wanita berumur, penuh jiwa pejuang

Melontarkan kata-kata heroik

Semua yang berdiri membeku menatap

Semakin lama semakin penuh dan sesak


Satu jam yang aneh

Menit-menit yang tersusun rapi jadi kacau

Perhitunganku, semuanya salah

Seharusnya sudah ada bunyi kendaraan memanggil

Tapi semakin dinanti, semakin tidak ada


Aku jadi cemas

Suara wanita berumur itu, sudahy makin melemah

Lama-lama redup seperti lilin yang dihembus angin

Kenapa jam itu belum juga membaik?

Kemana bunyi-bunyi yang ditunggu?

Oh..satu jam yang aneh


created by : *annisanicedream

 
;