"I Want to Go Home", sebuah instrument yang menjadi soundtrack dalam film "The Karate Kid" ini mengingatkan saya pada sebuah masa dimana saya sering bergelut dengan syair. Entah itu syair lagu maupun syair puisi. Dulu kebiasaan itu kerap saya geluti untuk mengisi kekosongan waktu senggang. waktu itu...yaa..dimasa saya masih memakai seragam putih abu-abu. Syair-syair itu paling sering saya tulis dipojokan kelas sambil sesekali mencuri pandangan ke luar untuk menangkap sinyal-sinyal inspirasi. Dalam sehari saya bisa menghasilkan beberapa karya. Eits, tapi karya yang saya tulis bukanlah seperti sebuah karya yang lahir dari tangan seorang maestro yang sudah expert dalam bidangnya, bukan. saya hanya menulis apa yang sedang saya rasakan dengan bahasa yang masih acakan dan dengan ke-sok-pe-de-an dimana saat itu saya masih belum memahami benar teknik penulisan karya sastra yang baik. yaa,, saya menulisnya seperti air mengalir saja. apa yang terlintas dalam pikiran, itu yang saya coba terjemahkan dalam tulisan tangan hingga menjadi sebuah karya.
Lalu, apa hubungannya dengan "I Want to Go Home"?? Tentu saja ada hubungannya. Sejak berakhirnya masa putih abu-abu, maka berakhir jualah hobby saya yang satu itu. Saya tidak pernah lagi menulis syair puisi ataupun lagu karena aktivitas yang saya jalani sekarang tidak sama seperti dulu. Sekarang saya lebih banyak bergelut dengan laptop dan tidak lagi dengan sebuah pena serta buku syair yang khusus saya sediakan dulu. sehingga saya jarang memiliki waktu untuk berdiam beberapa menit hanya untuk menulis sebuah syair. Meskipun saya bisa menuliskannya dengan laptop, saya tetap merasa menulis dengan tangan memiliki kenikmatan yang jauh berbeda dan tidak semua orang bisa merasakan apa yang saya rasakan.
Instrument "I Want to Go Home" kembali mengingatkan bahwa saya tidak boleh melupakan bahkan sampai meninggalkan kebiasaan itu. Saya harus ingat bahwa dulu saya pernah memiliki sebuah cita-cita untuk membukukan semua karya yang ditulis. Saya ingin menjadi penyair! Yaa, itu adalah salah satu keinginan dari sekian banyak impian yang pernah saya tulis dalam sebuah buku yang saya sebut 'catatan impian'.
Terimakasih Ya Allah,, melalui "I Want to Go Home", Engkau ingatkan kembali bahwa hamba harus terus menulis dan membaca sampai pada akhirnya tulisan dan ilmu yang saya dapatkan akan membawa saya ke Surga, insyaallah. Aamiin..
![]() |
Cake from Group 15C FKUA |
![]() |
Cake from my family at English Clinic Square (ECS) course |
![]() |
Cake from HUJAN FSKI FKUA |
![]() |
Cake from INFOKOM BEM KM FKUA |
Aku masih ingat dengan jelas. Saat itu aku dan teman-teman terdekat berbuka puasa disalah satu restoran yang menjadi teman akrabku. Kenapa? Karena restoran itu merupakan restoran pertama yang membuatku ketagihan mengunjunginya dengan segala suguhan yang menyehatkan, mengenyangkan, dan memuaskan. Jadi, tidaklah heran jikalau tempat itu dipilih untuk melepas kebersamaan.
Skip masalah restoran...! Sekarang menuju cerita ringkas selanjutnya. Jadi pada hari itu-tepatnya selepas berbuka-aku dikejutkan oleh sebuah mini skenario yang dibuat oleh teman-teman. Skenario yang menurutku tidak pandang bulu. Aku dikerjai hingga nyaris pingsan karena tidak tahan dimarahi. Yaaa, skenario mereka kurang lebih membuat seolah-olah aku menghilangkan hp salah seorang teman dan dia meminta ganti rugi.
Aku dituding, dimarahi, dipaksa mengaku, bahkan sampai akan menghubungi polisi..
Karena tidak tahan dengan perlakuan mereka, secara refleks seluruh tubuhku tremor dan dalam hitungan detik air mataku jatuh tak karuan. Eh ini serius lho! Dan setelah menanis sekuatnya dihadapan orang banyak, sebuah kue mendarat di hadapanku. Mereka bernyanyi 'selamat ulang tahun' dan tertawa terbahak-bahak karena skenario mereka berhasil!!
Well, spontan aku memukuli mereka karena tidak terima dengan skenario mereka yang brutal itu -_____-"
Overall, terimakasih atas kenangan 2 tahun silam itu. Insyaallah hari itu akan menjadi kisah yang memang terjadi sekali seumur hidup dalam SWEETseventeen-kuu :)) *veryhugebigHUGuys* Alhamdulillah ~
![]() |
A birthday cake for SILVIA from her best :* |
Well, event pertama adalah,,, aku lulus Blok 1.2. what a surprise!! really syock!! kenapa enggak coba. Padahal waktu ujian hari kedua dulu, ujianku kacau banget sampai-sampai badanku nyeri mikirinnya. tapi ternyata, dengan setumpuk doa dan harapan,, Allah ngelulusin aku.
Nah, event keduanya, sahabatku Iim yang dari ITB pulang ke Padang. Kita yang udah beberapa bulan ini cuma komunikasi lewat dunia penyuratan, akhirnya sekarang bisa tatap muka lagii sama Iim.. waaa second surprise change my mood!! walaupun Iim ke Padang gak sempat bawa oleh-oleh, tapi aku udah senang banget kok diajakin makan, dan yang penting bisa cerita-cerita dan saling menyemangati.
dan event terakhir adalah aku diberi kesempatan oleh Allah untuk ikut sirkumsisi pas tahun baru. How cool!! padahal aku sama sekali belum ada basic sama materinya. tapi yang namanya skill bisa diasah dari pengalaman kaan. hahaaa...
Alhamdulillah..
Ya Allah,, terimakasih hari ini. Engkau telah memberikan nikmat yang begitu luar biasa.. semoga aku tidak menjadi orang yang kufur dari nikmatmu. Aamiin :)
Minggu, 5 September 2010 adalah hari yang yang tidak pernah terprediksikan sebelumnya. Di hari itu, aku berusia ganjil ‘tujuhbelastahun’.. Usia Ganjil,, kejadian-kejadian yang terjadi pun ikutan Ganjil. Mulai dari jam 00:00 (050910) sampai jam 00:00 (060910).
Dari beragam episode kejadian, episode yang berlokasi di salah satu tempat umum itulah yang paling banyak menguras otak, tenaga, perasaan bahkan air mata. Tidak tanggung-tanggung pemeran adegan yang terdiri dari na.chan, anakku, brother, sepupu, cinta, dedek, chia, toto, twin, bebeh, qiqi, paman, opa, b.aufa, b.afdhal, dhodo, adek, abang, dan adekku hanif itu tega membuat scenario brutal, kejam, dan sadis yang dipelopori oleh na.chan. kejadian itu berawal ketika aku menemani twin ngantri buat sholat maghrib. Dari sanalah hawa-hawa gag enak mereka kelihatan. Bego nya,, aku gag nyadar dan gag ada perasaan curiga sedikitpun kalau aku terjebak dalam permainan mereka. Padahal aku yang selalu jadi dalang buat ngerjain orang-orang di bornday nya. Aaaarrrrrrgghhhh!!
Oke lanjut ke cerita…. Selesai ngantarin twin ke tempat sholat, aku balik ke tempat asalku bareng b.ari sama b.afdal. Sampai di sana, kita langsung menyantap makanan yang telah tersedia tanpa nunggu yang lain selesai sholat. Di situ sih, aku sempat ngeliat na.chan, aas, dan qiqi mondar mandir gag jelas. Yaaaa yang namanya perasaan curiga belum muncul, udah pasti aku gag ‘ngeh’ sama tingkah laku mereka bertiga. Aku tetap makan denga nikmat. Hhahha..
Waktu yang lain udah pada selesai sholat, mereka ikutan makan hidangan yang ada dihadapan. Setengah perjalanan, tiba-tiba aas nangis. Tenyata hp nya hilang. Untuk kali ini “HP BB GUE HILANG” menjadi judul yang tepat untuk kejadian gila buatan mereka. Dari sini nih, makanan yang ku makan terasa hambar alias gag bisa ketelan kalau udah ngeliat orang nangis. Aku gag tau mesti ngapain. Secara, aku bisa di bilang phobia sama orang yang nangisnya kayak aas..( iiiiihhhh merinding). Untungnya ada b.afdal yang nyuruh aku buat meriksa seluruh tas anak-anak. Tapi alhasil,, tuh hp gag ada. Aas ngaku kalau dia narok hp di atas meja pas dia pergi ke toilet. Yaa,, aku sih biasa-biasa aja. Soalnya, bukan aku yang ngambil. Waktu sedang rusuh, twin bilang kalau dia pulang duluan karena lg sakit. Ya udah, aku antarin dia ke luar. Cukup lama juga aku ngobrol di luar sama twin sampai akhirnya dia benar-benar pulang.
Selesai, aku langsung masuk nemuin yang lain. Baru aja duduk santai, tiba-tiba aas langsung manggil nama aku dan ceriita panjang lebar sampai akhirnya terjadi perdebatan maut antara aku, aas, dan b.afdhal. Di scenario mereka, b.afdhal dicurigai sebagai orang yang nyuri hp aas. Spontan b.afdhal kaget dan gag terima dituduh-tuduh kayak gitu. B.afdhal langsung melakukan pembelaan dengan mengangkat aku sebagai saksi. Waktu b.afdhal dituduh, aku juga kaget. Gila aja si aas nuduh-nuduh tanpa bukti (maaf nak..hhahha). Aku berani Sumpah demi apalah kalau b.afdal bukan pelakunya. Soalnya, aku yang dr td dUduk di sebelah dia gag ngeliat samasekali kalau tangan dia ngambil sesuatu. Apalagi hp .. bener!! Sumpah!!! Tapi yaaaa,,, aas kayak kesetanan. Dia gag terima sama yang namanya sumpah-sumpahan. Jujur, aku gag sadar kalau itu acting belaka. Jadi,, otakku merespon kalau kejadian itu nyata. Bagi orang yang udah kenal aku, pasti mereka tau kalau kepalaku gag bisa terima ada orang yang marah-marah apalagi adegan ini berlokasi di tempa umum. Catet… Tempat Umum !! gimana aku gag sakit kepala coba.
Okeeee!! Aku terus menikmati alur permainan mereka dengan bodohnya. Gag cukup cuma aas yang nyemprot-nyemprot aku. Na.chan, bro, opa, toto, cinta, dedek, dan yang lain ikut2an nyemprot aku. Mereka minta aku bertanggungjawab. Alasannya karena aku yang ngadain acara. Haa?? Acara apaan coba????? (Buseet bener dah. Ketimpuk apaan sih aku tadi malam).
Sebenarnya, air mataku udah mau keluar sebelum tuh hp akhirnya nemu di saku jaket b.afdal. tapi aku harus kuat. Secara, aku benar-benar gag ngeliat b.afdhal nyuri. Pas hp ass udah nemu, aas semakin yakin kalu b.afdhal tersangka nyata dan aku dituduh nyembunyiin pelaku kejahatan (apa-apaan ini??). aas minta b.afdhal untuk minta maaf karena udah ngambil hp nya. Ya tentu aja b.afdhal gag mau karena dia gag ngerasa nyuri hp aas. Perdebatan terjadi cukup lama. Semuanya pada ngerasa benar. Yang salah kayaknya cuma aku. (Ya Allah,, kepalaku tambah sakit di buatnya). Karena gag tahan nahan air mata, akhirnya aku keluarin sejadi-jadinya. Masa bodoh mereka mau bilang apa. Yang penting, aku bisa ekspos apa yang udah aku tahan. Melihat aku nangis kayak gitu, yang lain pada bilang “jangan nangis donk”. (gubraaaaaaaakkkkkk -________- udah nagis berdarah-darah kayak gitu baru dibilang jangan nangis). Saat itu, aku gag peduli mereka ngomong apaan karna aku udah gemetaran karena nangis.
Lumayan lama aku nangis, tiba-tiba ada sesuatu yang mendarat dari belakangku… ternyata sebuah kue ulang tahun yang bertuliskan “HAPPY BIRTHDAY SILVIA” lengkap dengan lilin tujuhbelas sekaligus jingle happy birthday yang dilantunkan anak-anak dengan heroic. Saat itu, aku masih belum bisa terima kenyataan kalau aku ditakdirkan untuk menjadi korban dalam permainan gila ini…. Uwaaaaaaaaaaaa.. gilaaa gilaaa gilaaa.. aku teriak sambil marah-marah ke mereka semua. Parah !! brutal !! kejam !! sadis !!. Untung aku gag sampai pingsan….. JAHAAAAAAAAATTT !! :’( :’(
Setelah mengeluarkan semua air mata dan amarahku,,, akhirnya aku mulai bisa menerima keadaan kalau aku telah berstatus korban scenario mereka....aaarrrrrrggghhh !!!!
But,, It’s a big surprissed … unforgettable MOMENT !!! LOVE U ALL GUYS. Aku sampai-sampai gag tau harus bilang apa. Maksih sebanyak-banyaknyaaaa buat kalian semua… ^^ Thanks for all gifts. May ALLAH bless you in every step that you take.
Episode demi episode kejadian tidak akan terjadi tanpa kehadiran orang-orang special dan tentunya atas izin ALLAH SWT… Alhamdulillahirobbil’alamiin ..
Thanks To :
- ALLAH SWT yang masih memberikan kesempatan kepadaku untuk mencicipi nikmat tujuhbelas tahun yang tanpa kehendakNya tidak akan mungkin terjadi dan Alhamdulillah Engkau melancarkan hari itu dengan menaburkan awan putih yang indah di langit serta menghadirkan sahabat-sahabat yang menyayangiku..
- Orangtuaku,, terimakasih atas doa-doa dan kado terindahnya. Aku akan berusaha menghadirkan yang terbaik untuk mama dan papa..
- Kakak-kakakku,, yang sukses ngejahilin dan bikin aku kena karma seharian..
- Mega Kurniadini,, yang udah rela nungguin jam 00.00 buat sms kejutannya.. Arigatou gozaimasu imouto.chan !.. totemo daisuki !! (figura, puzzle, dan diary ijoo yang dari dulu pengen aku beli tapi gag jadi-jadi.. hhahha)
- Kang Dicky,, yang masih ingat sama bornday aku (lewat 5 menit gag masalah kang)
- B.Aufa,, yang ngerelain pulsanya kepake buat nelfon malam-malam.. (maaf ngerepotin). Makasih banyak bukunya bg. Judulnya aja udah keren.. semoga isinya bermanfaat ^^
- Nashabilla dan Diona (saudara adopsiku),, yang belum tidur jam 00.00 buat ngirim w2w duluan..
- Sahabat-sahabat dari ALUMNI SD 24, SMP 25, SMA 2, TEENS, SAKER, TWINKER, DC, & OSIS ,, terimakasih atas doa-doanya (may ALLAH bless u all, guys!)
- Elvicha Nurman Savitri (adekku),, terimakasih udah gantiin posisi aku jadi dalang ‘at bornday’ (tapi gimanapun juga aku gag pernah sebrutal itu ngerjain orang :’( !! huhhuhu .. makasih juga buat celengan uniknya. Semoga aku gag boros jadi orang.. hhahha)
- Larasati Anggun Pramesti (anakku),, terimakasih karena udah bikin aku mati kutu sampai nangis dan teriak-teriak gajel di depan umum (huh..anak durhaka!!).. makasih juga buat dompetnya (aku sukaaa..tapi sayang bukan ijo..buahahhahha.) oia,, jujur, aku gag bisa natap mata orang lama-lama. Tapi kamu sukses bikin aku natap mata kamu nak .. hhahha… *still remember with your word “Sekarang Ps milih yang mana,, pilih abang itu atau persahabatan kita putus”… XD XD
- B.Afdhal (my neighbor),, makasiih udah ngerjain put habis-habisan. Put pikir, kita satu partai. Ternyata bg berkoalisi sama yang anak-anakyang lain.. huh !!! (tp actingnya mantap. Gag ada perasaan curiga kalau put lg dikerjain..hhaha)
- Irvan Khairul Ananda (opaku),, makasih buat peran opa yang ngompor-ngomporin anakku sampai setega itu..(aaarrrrggghh!!!) over all,, acting opa top lah ..
- Merisca Gayatri Ryosa (sepupu),, terimaksih buat doanya yang ‘menyentuh’ itu (maih ingat kan?? Semoga doa yang unik itu dikabulkan Allah. Amiin amiin amiin). Makasih juga buat kadonya
- Dini Fitratun Nida (twin),, makasih karena udah ngerelain sakitnya buat ngasih kejutan bareng yang lain..(maaf udah bikin dini susah ya. Syafakillah ukh ).. makasih juga buat figura ijooo nya. Put sukaaa din ^^ *ternya dini juga tahu scenario mereka…huh -.-
- Suci Melati (cicitku),, yang ngedoain aku secara langsung tanpa via teknologi (maaf aku sempat su’uzhon. Aku pikir kmu lupa sama bornday aku .. hhahha). Oia, makasih kado uniknya.. aku sukaaaa banget. Apalagi ada suaranya. Aku beneran terharu sama kata-katamu tadi malam (yg pake bhs kampung kita itu.. hhahha)
- Gianinda Audrine Sugianto,, makasih udah rela2in nelfon buat nyanyiin jingle ‘happy brtdy’. Sumpah,, aku kaget banget waktu utie nyanyi ditelpon. Aku pikir telfon nyasar..hhahha… makasiiiiiih ya
- Tri Fatma Mala Yulhar,, makasih cel.lips nya ya to.. gag jelek kok. Ntar aku kasih gencu biar warnanya jadi ijoo. Hhahhaa (oia, maaf ya kusempat kesal waktu itu. Soalnya waktu aku lagi ribut sama aas, kamu malah minta pulang.. tapi aktingmu OK juga to XD XD)
- Dewi Sekar Ayu (brother),, makasih buku inspiratifnya bro. tau aja aku suka buku yang spesies nya kayak gitu. Makasih juga buat actingnya yang mojok-mojokin aku :’( (top top top)
- Poppy Chyntia A.P (ponakanku),, makasiih boneka lucunya (gpp kalau bukan ijoo).. oia, bonekanya aku bawa tidur lho chia.. hhahha
- Rona Anggriani,, makasih buat boneka imutnya yang all green beh.. aku sempat kaget kalau isinya seimut itu..(tapi tetap aja aku masih lebih imut .. XD XD)
- Ade Rizki Fadhillah,, makasiihh buat lampu kecilnya.. walaupun gag ijoo,, aku tetap sukaaa ^^
- Febby Fledia (adekku),, makasih kado multifungsinya dek .. kakak sukaa ^^
- Afridho Aldana (waketos), Hilmy Hanif (adekku), Rahman Ibrahim NumareKhalil Gibran (abangku) dan Faris Al Faruqi (pamanku),, terimakasih atas kedatangan sekaligus acting kalian jadi orang yang polos sampai-sampai aku gag curiga sama sikap aneh itu kemaren.. (adekku),
- and for all people who love me with all I have ^^
Terimakasih yang sebesar-besarnya. semoga silaturahim ini tetap terus terjaga. jangan pernah lelah untuk menjadi temanku dan senantiasa menasehatiku ..^^